caturnugraheni

nothing else matter

“Beta Seing Bisa Lupa Dong”

DSCN2985“Kaka..Kaka….ayo katong pi ke padang….” Suara anak-anak begitu nyaring, melengking dari balik jendela rumah Papa Elias.

“Hmmmm….. boleh saja, tapi sebentar sore ya, Kaka harus selesai kerja deng teman-teman dulu, kalo su beres Kaka susul dong ke padang.” Hatiku pun tak sabar sebenarnya untuk ikut mereka menggembala kerbau ke padang.

“Jang lama-lama Kaka, sebentar kita bakudapa deng Puikeka Naparkeka di Padang, naik sedikit ke Bukik.” Teriak-teriak mereka semakin membuatku ingin segera lari ke padang.

Akhirnya, semua pekerjaan selesai, aku bergegas berganti baju. Sudah bukan saatnya menggunakan baju kerja, kami saatnya bersenang-senang di padang bersama pahlawan-pahlawan kecil dari Werwaru ini. Aku, Ete, Nesia, Fandi, Chelsi, dan Uka berlari-larian ke padang sambil becek-becek.

Tiba-tiba dari belakang ku dengar teriakan keras yang tak asing lagi.

“Kaka Catur, tunggu beta Ka… beta mo ikut ke padang, mau berenang di kubangan.” Rupanya Sevnat, si anak donat yang paling manis seantero Werwaru, sambil setia membawa kotak donat yang masih terisi beberapa butir sisa jualan sore itu.

Rombongan kami pun lengkap. Tak ingin berlama-lama lagi, kamisegera naik ke bukit. Bukitnya sederhana memang, tak seindah Gunung Kerbau di desa seberang. Tapi tak masalah, bagi kami kebersamaan adalah permata tertinggi. Kami tak ingin dikejar hujan, kami juga tak ingin diterjang ribuan kerbau gembalaan milik Bapak Lico.

“Byurrr…byurrr….byurrr……!! Ayo Kaka…ikut katong mandi…” Pekik mereka ramai-ramai.

Ku tengok sejenak. “Ampuunnn… itu kubangan banyak tai kerbaunya to….bangun sudah, angka baju heiii…ayo minggir! jorok sekali dong ini eee…!!”

“Seing mau Kaka, su lama katong seing pi berenang, kalau Kaka mo, ikut saja kesini” Ledek si Sevnat.

“Aiihh….dong ini, ayo jang lama-lama, Kaka su musti baliklai, kalau dong seing naik, Kaka pigi” Aku pun pura-pura marah.

“Ampuunn Kakak, por Kaka katong mo naik, Kaka seing bolei pigi..” Mereka pura-pura meratap.

“Lain kali dong bolei barenang, tapi harus di ae yang bersih, Eso katong cari air di pantai, atau di utang yang seing banyak tai kerbau. Ya!” Aku menghibur mereka.

“Baik Kaka, katong nurut pa Kaka.”

“Oke..eso katong naik Lepa-lepa, untuk hadiah karena dong su nurut pa Kaka..”

“Horee……. Kaka, sayang, katong sayang deng Kaka”

Aku tak tega dengan mereka. Aku melihat senyum merekabegitu tulus. Aku tertampar di sana, tak ada playstation, tak ada pager, tak ada gameplayer, tak ada mobil-mobilan, tapi lihat, senyum mereka mengembang lebar. Padahal, aku hanya mengajak mereka mandi di pantai atau di hutan dan naik Lepa-lepa. Aku sungguh sangat menyayangi mereka. Mereka adalah anak-anakku yang manis. Mereka menghiburku setiap saat.

Kami naik ke bukit yang lebih tinggi, berharap bisa melihat situs Puikeka-Naparkeka di sana. Tapi kami tak kunjung menemukan. Rupanya kami salah jalan. Karena yang tahu jalan ke sana hanya Kak Fuad dan Kak Febri. Mereka sudah pernah mengunjunginya bersama Papa Elias minggu lalu.

Kami kembali ke bawah, sesekali kami memakan donat buatan Nenek Sevnat. Sambil menghabiskan dagangan Sevnat agar tidak dimarahi oleh neneknya, kami habiskan semuanya, kami beli semuanya. Setelah perut kenyang, kami jalan lagi. Entah, tak ada ujung, sampai akhirnya kami ke Rumah Kecil. Tempat ini menjadi tempat favorit kami saat kami merindukan orang-orang yang ada di luar Werwaru, berbekal Handphone pinjaman, kami pun mencari sinyal telephone di sana. Ah… nikmatnya, sambil melihat Nesia dan uka memukul-mukul kenari. Aku melihat mereka begitu bahagia bersama kami.

Aku benar-benar merindukan mereka. Inilah sepenggal cerita kami saat bermain-main di padang. Sederhana, tapi sarat makna bagiku, karena mereka adalah inspirasiku.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on June 11, 2014 by .
%d bloggers like this: