caturnugraheni

nothing else matter

ABSTRAK

IMG_0943

Tinjauan Hukum Terhadap Status Tanah Serta Hak dan Kewajiban Masyarakat Adat Dayak Ketungau di Kecamatan Ketungau Tengah, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat Atas Tanah Adat yang Ditetapkan Sebagai Hutan Lindung oleh Negara

Masyarakat adat Dayak Ketungau di Kecamatan Ketungau Tengah, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat sudah hidup sejak ratusan tahun yang lalu. Mereka menempati tanah adat dengan segenap manfaat yang dapat mereka nikmati untuk kehidupan mereka. Sebagai masyarakat hukum adat, mereka mempunyai ketentuan hukum tersendiri terkait hukum pertanahan adat. Pada tahun 2010, tanah adat tersebut ditetapkan secara resmi oleh pemerintah pusat sebagai hutan lindung dan ditetapkan berdasarkan peraturan menteri. Saat ini masyarakat adat Dayak Ketungau tetap diizinkan hidup di area hutan lindung yang notabene memang tanah tempat mereka tinggal dari awal dengan beberapa ketentuan. Masayarakat tidak mempunyai sertifikat atas tanah yang mereka olah dan mereka tinggali, akan tetapi mereka tetap diwajibkan untuk membayar pajak. Hal ini menjadikan masyarakat kebingungan. Mereka juga dilarang mendirikan bangunan permanen, dilarang mengeksploitasi hutan secara berlebihan, serta dilarang membuat pengerasan jalan. Akibatnya, kehidupan masyarakat adat Dayak Ketungau menjadi terbatas, mereka sulit untuk berkembang, serta jauh dari fasilitas yang memadai. Status tanah adat dan tanah hutan lindung pada dasarnya mempunyai kedudukan hukum tersendiri. Pembahasan penelitian ini menggunakan metode sosio-legal, menggunakan peraturan perundang-undangan agraria dan kehutanan, serta hukum adat setempat. Penelitian ini akan menjawab tiga permasalahan. Pertama, mengenai kedudukan masyarakat adat Dayak Ketungau terhadap tanah adat tersebut. Kedua, mengenai kedudukan tanah adat setelah ditetapkan oleh pemerintah sebagai tanah hutan lindung. Ketiga, mengenai hak dan kewajiban yang dimiliki oleh masyarakat adat Dayak Ketungau terhadap tanah adat yang telah ditetapkan sebagai hutan lindung.

Kata kunci: tanah adat, hutan lindung, masyarakat adat, hukum adat, dayak ketungau

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on June 29, 2014 by .
%d bloggers like this: