caturnugraheni

Pembelajar, Turun ke Lapangan, Berlayar, Berkelana, dan Berbakti untuk Kebaikan

Kisah si Raja Buntung

Namanya Raja Buntung, ke mana-mana diikuti oleh si Lutung, tangan kanannya. Besar badannya, kusam wajahnya, keras suaranya, aneh tingkah lakunya. Si Onang, Epeng, Inung, Ipung, anak buahnya selalu ia salahkan jika mereka tak bersedia mengikuti titahnya. Pasalnya, keempat anak buahnya ini tak sejalan dengan semua titah si raja.

Suatu hari Raja Buntung ketahuan berbohong oleh Begawan Sirangrang. Beberapa hari lalu Raja Buntung berjanji hendak memberinya upeti jika Begawan berhasil membantu hajatnya. setelah Begawan membantunya, dan janji pun tak kunjung ditetapi oleh Raja Buntung. Sontak Begawan marah besar.

Tak dinyana, si Raja Buntung punya seribu macam cara (yang licik) untuk mengelabuhi Begawan. Raja Buntung memberitahu Begawan bahwa upeti yang sudah ia siapkan habis dijarah oleh si Onang, Epeng, Inung, dan Ipung. Padahal mereka semua tak tahu apa-apa. Malam itu dia penjarakan keempat anak buahnya, yang tak lain adalah umpan agar ia terbebas dari tuduhan kebusukan dan kelicikannya.

Walhasil, Onang, Epeng, Inung, dan Ipung mati kelaparan di penjara. Raja Buntung pun tertawa bahagia.

TAMAT

#ramutu #wesben

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on November 8, 2016 by .
%d bloggers like this: